Memilih saham second liner

Saham second liner bisa menjadi favorite dan andalan investor ritel, tapi bagaimana sih memilih saham second liner yang bermutu?

Berikut ini adalah kriteria screening sederhana untuk memilih saham second liner yang bermutu:

1. Kegiatan usaha perusahaan bisa di mengerti dan kita tertarik untuk mengerti.

Sebagai investor tujuan kita mendapatkan keuntungan sepadan untuk jangka panjang. Kalau kita sudah mengerti bagaimana cara perusahaan ini berbisnis dan mendapatkan keuntungan,  maka saat pasar sedang terkoreksi dalam kita akan jauh lebih tenang dalam menganalisa, tetap hold, bahkan mengambil kesempatan untuk mengakumulasi.

2. Struktur perusahaan tidak terlalu rumit.

Ini yang saya suka dari second liner, biasanya perusahaan second liner tidak memiliki terlalu banyak anak usaha di beragam bidang, tidak seperti perusahaan blue chip pada umumnya.

3. Pertumbuhan konsisten tiap tahun dari sales, gross profit, net profit (EPS), dan equity minimal 17% dalam 5 tahun.

Dalam memilih saham second liner, konsistensi pertumbuhan adalah kunci dari keberhasilan analisa karena konsistensi mempermudah untuk perhitungan pendapatan perusahaan di masa depan. Kalau ketemu perusahaan yang kadang untung, kadang merugi artinya perusahaan tidak memiliki kemampuan mengendalikan harga dan keuntungan. Jangan tergiur membeli saham dari perusahaan seperti ini.

3. Harus di beli di PER yang rendah.

Karena semakin tinggi PER yang kita bayar, semakin rendah pula keuntungan yang akan kita dapatkan. Karena semakin tinggi PERnya modal yang kita keluarkan untung investasi pun menjadi semakin mahal.

Sebagai guidance sederhana:

PER <= 8 Sangat Baik

PER <= 10 Baik

Namun memang ada saat saat tertentu di mana PER <=15 juga menjadi sangat menarik, ini akan menjadi topik pembahasan terpisah.

Sekedar mengingatkan, bila memutuskan untuk membeli di PER >=15 hendak lah double check, double check dan double check.

Demikianlah beberapa kriteria sederhana untung memilih saham second liner yang bermutu.

Bagi pembaca yang ingin menambahkan atau punya pertanyaan atas kriteria memilih saham second liner diatas, silahkan tinggalkan pesan anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


7 × = fourteen