Charlie Munger – Talk No. 1

Resep Hidup Sengsara (Prescriptions for Guaranteed Misery in Life)

Pidato ini adalah pidato yang di berikan Munger saat kelulusan putra nya di Harvard School 13 Juni 1986.

Mungin anda sama seperti saya, bingung kenapa di hari kelulusan Munger malah memilih topik “Resep Hidup Sengsara”.

Dalam pidatonya Munger menjelaskan bahwa topik pidato ini terinspirasi dari pidato Jhonny Carson seorang komedian Amerika dengan judul yang sama “Resep Jaminan Hidup Sengsara” (Prescriptions for Guaranteed Misery in Life). Jhonny Carson berkata bahwa ia tidak bisa memberitahu bagaimana untuk menjadi bahagia, tapi ia bisa berbagi pengalaman pribadi bagaimana untuk hidup sengsara. Berikut ini adalah resep nya:

  • Ngobat (alias ngedrug) demi mengubah suasaan hati dan perasaan

Munger menambahkan, saat muda ia pernah punya 4 orang sahabat dekat, mereka sangatlah pandai, jujur, dan periang, mereka memiliki latar belakang pribadi dan keluarga yang cemerlang. Dua orang diantaranya telah meninggal di usia muda, alkohol adalah satu penyebab kematian mereka. Dan yang ketiga, sekarang hidup sebagai pemabuk, ya memang dia masih hidup kalau itu juga termasuk hidup.

  • Iri hati
  • Pembenci

Munger kemudian menambahkan lagi empat resep tambahan untuk hidup sengsara, yaitu:

  • Jadilah orang yang tidak bisa diandalkan/dipercaya (Be unreliable)

Jangan setia (faithfully) mengerjakan hal benar yang seharusnya anda kerjakan. Hanya dengan menanam kebiasaan ini, cukup untuk mengikis seluruh efek/hasil dari nilai nilai kebaikan anda, tidak peduli berapa besar efek tersebut.

Kalau anda berharap menjadi sekumpulan orang yang tidak berkontribusi pada kemanusiaan, ini adalah resep yang paling cocok.

Kalau di dongeng lomba lari antara kelinci dan kura-kura, peran anda akan sama seperti si kelinci, bedanya kali ini yang lari nya lebi cepat dari anda bukan hanya seekor kura-kura yang tekun saja, tapi segerombolan kura-kura biasa (mediocre), bahkan ada beberapa diantaranya kura-kura pincang.

Munger memperingatkan, kalau tidak memakai resep ini, biarpun persyaratan anda sekarang tidaklah baik, mungkin masih tidak gampang untuk hidup sengsara.

  • Sebisanya belajar hanya dari pengalaman anda sendiri.

Sebisanya tidak belajar dari orang yang berhasil ataupun orang yang gagal, ga peduli juga apakah mereka sudah pergi ataupun yang masih hidup di dunia ini.

Dengan resep kedua ini, anda di jamin pasti bisa hidup sengsara, mendapatkan kesuksesan kelas dua.

  • Hidup ini bagaikan medan perang, saat anda gagal pertama kali, kedua kali, ataupun ketiga kali, terpuruklah dan tetap lah tidak berusaha untuk bangkit

Dengan mengikuti resep ini pastilah bisa membuat anda berhasil jatuh ke dalam kesengsaraan, karena sebagaimana beruntung, sebagaimana pandainya seseorang, juga akan bertemu banyak kegagalan.

  • Hiraukan kata-kata berikut ini: “Saya hanya ingin tahu di mana kah saya mati di kemudian hari, dengan begitu saya bisa selama nya tidak kesana”.

Kebanyakan orang (mungkin seperti anda) akan tersenyum merasakan kebodohan dari kata-kata ini dan mengabaikan kebijaksanaan dasar yang tersirat di dalamnya.

Pokoknya berpikirlah terbalik

Metode research ilmiah yang di gunakan Carson dan Munger disini adalah bagaimana berpikir terbalik saat menghadapi masalah. Kalau anda masih ingat sedikit tentang matematika dasar, X = Y × Z, daripada nebak-nebak, numburin tembok, memecahkan otak untuk mencari apa itu X, kita seharusnya terlebih dahulu mencari tahu bagaimana mendapatkan komponen selain X (yaitu komponen Y dan Z).

Seperti kata-kata favorit Carl Jacobi, “berpikirlah terbalik dan pokoknya selalu berpikir terbalik”.

Nyatanya memang kalau anda perhatikan banyak masalah-masalah sulit mendapatkan penyelesaian terbaiknya saat kita berpikir terbalik (atau berpikir dari arah yang berlawanan).

Charles Darwin mendapatkan keberhasilannya karena pola pikir favorit nya adalah berpikir terbalik. Darwin selalu berusaha sekuat-kuatnya untuk mencari dan membuktikan bahwa teori yang di milikinya sekarang salah, tidak peduli seberapa kagumnya (dan sayangnya) ia terhadap teori itu, dan tidak peduli seberapa sulit ia mendapatnya.

Menurut Albert Einstein, kesuksesan teori-teorinya berasal dari sifat penasaran (curiosity), fokus (focus), keteguhan (perseverance), dan introspeksi diri (self-criticism), yang terus menerus mencoba dan menggulingkan pemikiran favorit nya.

Namun sayangnya (bagi kita sih beruntung sebenernya) kebanyakan orang malah terikat dengan keberhasilan di masa lalu, dan menolak pemahaman baru, menolak segala hal yang menjungkir balik kan bukti dari pemahaman sebelumnya, tujuannya tak lain hanya demi mempertahankan kesimpulan awal yang telah ia ketahui dan selamanya tidak mencoba mengerti hal-hal baru. Ga percaya? Coba deh cari kaca gitu. hehe..

Yang terakhir adalah sebisa mungkin untuk tidak objektif, karena bukan saja objektifitas efektif bagi ahli fisika, ahli biologi, bahkan objektifitas juga dapat membantu buruh dalam memperbaiki jalan. Karena ini, kalau anda setia kepada pemikiran anda, mempertahankan pola pikir dari muda, maka anda bukan hanya akan terjerumus kedalam kebodohan ekstrim, tapi juga bisa berhasil membuat karier anda tidak menyenangkan dan membawa anda kedalam kesengsaraan

Demikianlah pembahasannya minggu ini. Sekarang seharusnya sudah tau kan, bagaimana cara nya supaya gagal total dalam berinvestasi dan dapat hidup sengsara. Semoga pidato Munger yang satu ini selalu mengingatkan kita untuk menghindari pola pikir (kesalahan fatal) yang di disebutkan dalam resep ini. (Saya yakin anda juga sadar kalau dipraktekan dengan terbalik, resep ini tentu akan membawa hasil yang sangat baik bagi investasi dan kehidupan anda.)

Terima kasih telah membaca sampai sini. Pada kesempatan berikutnya, saya akan membahas pidato kedua Munger, pidato kedua ini mengenai pengetahuan dan kebijaksanaan apa saja yang perlu diaplikasi dalam berinvestasi. Sampai jumpa di artikel mokosays berikutnya..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


3 − one =