Charlie Munger – Talk No. 2

Berikut ini saya ingin berbagi satu pidato Munger  di University of Southern California yang berjudul “A Lesson on Elementary, Worldly Wisdom As It Relates To Investment Management & Business by Charles Munger, USC Business School, 1994”.

Dalam pidato ini, Munger membicarakan tentang kebijaksanaan umum (worldly wisdom) dan seni memilih saham (art of stock picking) sebagai cabang dari seni kebijaksanaan umum tersebut. Dari sini saya berharap anda bisa melihat sederetan tuntunan yang nantinya bisa di pakai untuk keputusan stategis dalam hidup sehari-hari, investasi dan dalam managemen bisnis.

Sebelum memulai memilih saham seharusnya mempersiapkan diri terlebih dahulu mengenal lebih banyak mengenai kebijaksanaan/pengetahuan umum.

Kata orang tua: “Makan wortelnya dulu, baru makan manisannya”.

Wortel yang di maksud di sini adalah topik umum tentang kebijaksaan umum, mengenal kebijaksanaan umum menjadi awal yang baik sebelum berinvestasi.

Kalau ingin menjadi seorang investor, anda butuh pengetahuan dari pendidikan umum.

Apa iu kebijaksanaan dasar dunia (Elementary, worldly wisdom)? Kalau anda menghadapi masalah dengan hanya mengingat bukti fakta-fakta yang terisolasi dan langsung mencoba dan menghadapinya, anda tidak akan mengerti apa masalah sebenarnya. Bukti nyata yang terpisah-pisah menjadi tidak berguna kalau tidak ada kerangka yang menhubungkan mereka. Anda harus menaruh pengalaman dan pengetahuan kedalam kerangka pemikiran di kepala anda.

Apa itu model? Model yang di maksud disini adalah model pola pikir. Anda harus menguasai beberapa model pemikiran karena bila anda hanya punya dan memakai satu atau dua model saja, sebagai bagian dari psikologi alami manusia, anda akan membengkokkan kenyataan supaya kenyataan itu pas masuk kedalam model yang anda miliki, atau setidaknya anda berpikir mereka cocok dengan model yang anda miliki.

Kalimat berikut sangat cocok menggambarkan seseorang yang hanya memiliki 1-2 model, “Bagi seorang yang hanya punya palu di tangannya, setiap masalah terlihat bagaikan paku”.

Maka itu anda perlu memiliki bebagaimacam model pemikiran, dan berbagai model tersebut hendaklah datang dari bermacam disiplin ilmu, karena seluruh kebijaksanaan di dunia tidak akan dapat di temui hanya di satu departemen akademis saja.

Anda mungkin berpikir, “OMG, ini terlalu sulit.” Beruntungnya, ini tidak sesulit itu, karena 80 atau 90 model penting akan menempati 90% muatan yang membuat anda menjadi seorang manusia bijak di dunia.

Mari lihat sekilas model dan teknik apa saja yang menyusun pengetahuan dasar yang seharusnya di miliki seseorang sebelum ia menjadi sangat hebat dalam dunia seni yang lebih sempit seperti seni pemilihan saham.

Matematika

Petama ada model matematika. Sangat jelas, anda harus mampu menguasai angka-angka dan jumlah – alias aritmatika dasar. Dan model yang sangat berguna setelah bunga majemuk (compound interest) adalah permutasi dan kombinasi dari ilmu probabilitas.

Pohon keputusan (Descision tree theory) yang di ajar kan di tahun pertama kuliah, yang sebenarnya adalah pelajaran aljabar SMA yang di aplikasikan untuk masalah di dunia nyata.

Bila anda tidak mengerti kenapa kita harus mempelajari matematika. Hal ini di karenakan jaringan saraf otak terbentuk dari evolusi genetik dan budaya dalam jumlah besar. Jadi otak bekerja dengan pendekatan mencari jalan singkat. Ada elemen logis di dalamnya, tapi tidak bagus kinerjanya.

Jadi anda harus mempelajari matematika dasar yang berguna dan secara rutin menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari – sama seperti kalau anda ingin jadi pegolf, anda tidak bisa mencapainya dengan ayunan alami yang di dapat dari evolusi yang di datang dari otak anda. Anda harus belajar memiliki cara tertentu untuk memegang dan mengayunkannya dengan cara yang berbeda untuk membangunkan seluruh potensi anda sebagai pegolf.

Berikutnya adalah probabilitas. Kalau anda tidak mendapatkan pengetahuan probabilitas dasar kedalam koleksi anda, perjalanan panjang anda akan seperti seorang pincang (berkaki satu) di kontes menendang (ass­­­­­­­kicking contest). Ya.. anda memberikan banyak keuntungan bagi orang lain.

Warren Buffett adalah seorang yang secara otomatis perpikir secara pohon keputusan (decision tree) dan matematika dasar (permutasi dan kombinasi).

Akuntansi

Tentunya anda juga harus tahu tentang akuntansi. Itu adalah bahasa kehidupan di dunia bisnis sehari-hari (pratical business life). Akuntansi berkontribusi besar dalam kemajuan perbadaban manusia. Namun, pembukuan dua-sisi (double-entry bookkeeping) adalah neraka dari penemuan.

Akuntansi tidak sulit di mengerti, tapi anda harus mengerti keterbatasannya – karena walaupun akuntansi adalah tempat untuk memulai, akuntansi hanyalah pendekatan perkiraan kasar (crude approximation).  Contohnya, kalau anda menebak berapakah umur efektif dari sebuah pesawat jet (atau sejenis nya), hanya karena anda berhasil menampilkannya sebagai angka depresiasi, bukan berarti kenyataannya benar-benar seperti itu. Kuncinya sekali lagi adalah sadar akan pentingnya akuntansi dan pentingnya mengetahui keterbatasannya.

Peraturan Mutlak: Selalu, selalu, selalu beri tahu alasannya kenapa.

Model berikutnya datang dari psikologi, yang juga seharusnya di masukkan kedalam koleksi model anda.

Saat menyediakan jawaban terhadap suatu masalah, selalu beritahu kenapa jawaban nya bisa seperti itu. Ini lagi-lagi peraturan psikologi, karena anda akan berpikir lebih baik bila jawaban dari pertanyaannya terbentuk dari sederet model pemikiran yang anda miliki. Saat anda menjelaskan kenapa kepada orang lain, mereka akan mengerti lebih baik, lebih menganggap hal tersebut penting, dan mereka menjadi lebih sependapat. Bahkan walaupun mereka tidak mengerti, mereka tetap saja lebih mungkin untuk setuju.

Jadi sama hal nya seperti saat anda dapat berpikir dengan lebih baik melalui pertanyaan kenapa, kenapa, kenapa, saat berkomunikasi dengan orang lain mengenai segala hal, anda juga perlu meyertakan kenapa, kenapa, kenapa. Bahkan walaupun jawabannya sudah sangat jelas, tetap berpegang kepada “kenapa” adalah kebiasaan yang bijaksana.

Engineering

Model manakah yang paling bisa diandalkan? Jelas model yang datang dari ilmu pengetahuan ilmiah (hard science) dan engineering adalah model yang paling bisa diandalkan di bumi ini. Banyak diantaranya adalah pelajaran matematika dasar saat SMA.

Tidak semua orang perlu menguasai penuh pelajaran statistik. Misalnya Munger tidak cukup yakin kalau ia bisa menyebutkan dengan benar kata “Distribusi Poisson” (Poisson Distribution). Namun menurutnya anda harus tau seperti apakah kurva distribusi tersebut, kapan ia terjadi, dan bagaimana perhitungan kasarnya.

Sistem backup (Backup system), titik henti (breakpoints), berat kritis (critical mass)  juga ide-ide yang sangat luar biasa. Lagi-lagi mereka sebenernya adalah aljabar SMA yang di bungkus dengan kata-kata hiasan (fancy lingo).

Kesalahan standar pikiran manusia

Otak anda adalah pengguna jalan singkat. Jadi anda sebenarnya adalah korban manipulasi dari otak anda sendiri.

Model yang paling bisa di andalkan berikutnya datang dari biologi/psikologi karena manusia di program dengan genetika masing-masing yang bekerja dengan cara yang hampir sama.

Psikologi sangatlah penting bila anda ingin memiliki kebijaksanaan apapun.

Contohnya saat menonton pertunjukan sulap, kita melihat apa yang terjadi yang sebenarnya tidak terjadi, dan tidak melihat apa yang telah terjadi dan memang terjadi.

Alasannya adalah karena otak bagian fungsi persepsi/perasa (perception function) mengambil jalan pintas, dan seseorang yang mengenal baik jalan pintas ini dapat menggunakannya untuk mengelabuhi otak anda untuk melihat sesuatu yang sebenarnya tidak disana.

Sekarang anda bisa memisahkan antara fungsi kognitif/pemikir (cognitive function) dan fungsi persepsi/perasa (perceptual function) dari otak anda. Sama seperti fungsi perasa, fungsi pemikir juga memiliki jalur singkat yang mengambil bermacam jalan pintas. Dalam keadaan tertentu, fungsi pemikir di manipulasi untuk tidak bekerja dan membuat anda menjadi dungu.

Seperti hal nya dengan alat bantu lainnya, kita harus mengetahui keterbatasannya. Dan ngomong-ngomong pengetahuan ini bisa di gunakan untuk mengontrol dan memotivasi orang lain lho.

Analisa dua-jalur (The two-track analysis)

Kemudian ada satu bagian dari psikologi praktis (practical psychology) yang sangat penting yang sebenarnya bisa di ajarkan dalam seminggu, sayangnya tidak ada sekolah yang mengajarkannya, Munger menyebutnya psikologi kesalahan pengambilan keputusan.

Ada sekitar 20 peraturan kecil, dan mereka berinteraksi dan menjadikannya sedikit rumit, tapi menguasainya adalah target yang sangat berharga untuk di capai.

Pikiran manusia sangatlah gampang di manipulasi, seperti kata Pascal “Pikiran manusia di saat yang bersamaan adalah suatu yang membanggakan dan sekaligus suatu yang memalukan di alam semesta ini”.

Dan itu sangatlah benar. Otak memiliki kekuatan luar biasa. Namun, secara umum juga memiliki gagal fungsi yang  sering menyebabkan kesalahan pengambilan kesimpulan. Ini juga membuat manusia adalah target manipulasi oleh manusia lainnya.

Munger sekarang menggunakan analisa dua-jalur. Pertama, apa saja factor pembentuk yang terlibat di dalam masalah, apakah telah di pikirkan dengan rasional? Dan kedua, apakah efek bawah sadar yang menyebabkan otak secara otomatis melakukan hal-hal demikian, yang umum nya berguna tapi seringkali salah (misfunction).

Pendekatan pertama adalah rasionalitas, sebagaimana di gunakan saat bermain bridge (sejenis permainan kartu), yang melakukan pendekatan analisa tujuan sebenarnya (real interests), probabilitas sebenarnya, dsb. Dan pendekatan satu lagi adalah pendekatan dengan mengevaluasi faktor psikologis yang menyebabkan kesimpulan bawah sadar, yang kebanyakan sih salah.

Spesialisasi

Suka atau tidak, ekonomi itu mirip seperti satu ekosistem

Sekarang anda tiba di model yang lebih kurang bisa di andalkan yaitu microekonomi. Munger merasa cukup berguna apabila anda berpikir mengenai ekonomi pasar (sebagian) bebas (free market/partly free market) sebagai suatu ekosistem.

Di alam dan di bisnis, spesialisasi adalah kuncinya.

Seperti sebuah ekosistem, orang yang terspesialisasi dengan sempit (khusus) dapat menjadi luar biasa baik dalam menempati niche kecil (market spesial). Mirip seperti hewan yang menjadi subur dalam niches, orang yang terspesialisasi di dalam dunia bisnis juga menjadi sangat baik karena mereka terspesialisasi, dan seringkali pencapaian ekonomi yang baik tidak bisa di capai dengan cara lain.

Keunggulan skala (Advantage of scale)

Keunggulan skala sangatlah penting dalam keberhasilan atau kegagalan suatu bisnis.

Contoh, keuntungan dari keunggulan skala yang di ajarkan di seluruh sekolah bisnis di dunia adalah berkurangnya beban biaya (cost reductios) saat pengalaman semakin bertambah. Melakukan hal rumit dalam jumlah besar membuat manusia yang selalu mencoba berkembang dan termotivasi, mencari jalan untuk mengerjakannya dengan lebih efisien.

Keunggulan geometri

Ada keunggulan yang datang dari geometri simple, kalau anda membangun satu tangki, semakin besar anda membangunnya, dari setiap penambahan luas pemukaan tangki, volume isi nya akan bertambah lebih banyak dari pada penambahan luas permukaan tersebut.

Contoh lainnya: periklanan dengan jaringan televisi membuat yang kaya semakin kaya lagi. Saat iklan TV pertama kali di tampilkan, hanya ada 3 stasiun televisi yang menjaring 90% dari pengguna TV. Perusahaan seperti “Proctor and Gamble” mampu menggunakan fasilitas baru ini, walaupun bagi sebagian orang biayanya sangatlah mahal, bayangkan berapa kaleng atau botol yang harus di jual untuk membiayai iklan TV. Jelas perusahaan kecil tidak mampu membayarnya, karena iklankan tidak bisa di siarkan cuma sebagian saja. Jadi kalau volume anda tidak cukup besar, anda tidak bisa menggunakan jaringan iklan di TV yang merupakan teknik yang paling efetif. (Ingat pidato ini di buat tahun 1994, saat itu TV salah satu media iklan dengan jaringan paling luas.)

Keunggulan informasi

Keunggulan informasi yang di miliki oleh merk sangatlah sulit di kalahkan. Keuntungan skala yang bisa anda miliki adalah keunggulan informasi. Misal kalau pergi ketempat terpencil, anda tau kalau permen karet Wrigley adalah produk yang memuaskan daripada misalnya permen karet merk GLotz (Ga pernah dengerkan? Hehe.. saya juga). Jadi tetep aja bakal milih yang Rp. 5000 daripada yang Rp.4000, karena masa anda rela masukin sesuatu yang ngak jelas di mulut anda hanya demi Rp. 1000.

Jadi sebagai efek dari merk Wrigley yang lebih terkenal, merk ini punya keunggulan skala yang bisa di sebut sebagai keunggulan informasi.

Keunggukan bukti sosial

Setiap orang di pengaruhi oleh apa yang di lakukan dan apa yang di akui (approve) orang lain.

Keunggulan skala satu ini datang dari psikologi. Psikolog menyebutnya “bukti sosial” (Social Proof). Kita semua di pengaruhi secara tidak sadar dan secara sadar oleh apa yang kita lihat orang lain lakukan dan apa yang orang lain di akui. Karena itu, kalau semua orang membeli sesuatu, kita bisa merasa barang itu lebih baik.

Sekali lagi, sebagian kesimpulan ini datang dari bawah sadar, sebagian lagi tidak. Kadang kita dengan sadar dan rasional berpikir “Oh.. Saya tidak tau banyak tentang ini. Mereka lebih tau, Jadi kenapa tidak saya ikuti saja mereka?”

Keunggulan dominasi

Keunggula skala berikutnya adalah dominasi. Setelah dominasi terjadi, kesempatan bisnis lainnya juga akan menempel di satu perusahaan pemilik dominasi ini.

Seperti kata Jack Welch di General Electric: “Kalau tidak menjadi jadi no. 1, no.2 di setiap bidang yang kita masuki, kita akan keluar. Saya tidak peduli barapa orang yang harus saya pecat, dan apa yang harus saya jual. Kalau kita akan menjadi no 1 atau 2 atau kita keluar”.

Kelemahan skala: Lebih besar tidak selalu lebih baik

Namun demikian, lebih besar tidak selamanya lebih baik – Ada juga kelemahan dari skala

Lebih besar tidak selalu lebih baik. Kadang malah sebaliknya..

Salah satu kelemahan ini di karenakan oleh spesialisasi. Sama seperti di ekosistem lainnya, efisiensi datang dari spesialiasi. Jadi semakin lama anda akan melihat spesialiasi yang makin sempit.

Contohnya, kalau anda punya satu majalah travelling, orang lain bisa membuat majalah lain yang hanya berisi tentang bisnis travel, dan mereka menjadi lebih efisien, karena anggota mereka menjadi lebih kecil, proses dokumentasi menjadi lebih spesifik, dan tidak menghabiskan banyak waktu untuk orang yang lebih tertarik dengan topic lain.

Jadi terkadang, memperkecil skala dan intensifikasi memberikan anda keunggulan yang besar. Sekali lagi, lebih besar tidak selalu lebih baik.

Kelemahan skala: Birokrasi

Satu lagi kerusakan dari skala adalah birokrasi yang ribet, gendut, dan bodoh.

Saat bisnis menjadi besar, terbentuklah birokrasi. Dengan ada nya birokrasi, terbentuklah daerah teritori, pekerjaan sering hanya berpindah dari satu tangan ketangan lain saja – begitulah birokrasi semakin besar, gendut, bodoh, dan tidak memotivasi.

Birokrasi adalah masalah yang parah – terutama di pemerintahan ga perlu juah-jauh, lihat saja pemerintahan Indonesia tercinta ini.

Birokrasi juga menjurus ke kekorupan. Bila  saya pemimpin satu department, dan anda juga pemimpin di satu department lainnya. Kita semacam berbagi kekuasaan dalam menjalankan satu peraturan tidak tertulis yaitu: “kalau anda tidak mengganggu saya, saya tidak mengganggu anda, dan kita berdua sama-sama senang.” Jadi terbentuklah manajemen berlapis lapis, dengan teritori masing-masing dan tidak ada yang butuh mereka. Sementara mereka mempertahankan lapisan-lapisan tersebut, setiap pekerjaan menjadi memakan waktu hampir selamanya untuk dapat selesai. Hasilnya, hanya sedikit pekerjaan berguna yang diselesaikan. Mereka menjadi terlalu lambat untuk mengambil keputusan, dan merekapun di kelilingi orang-orang lambat.

Beberapa perusahaan menghadapi birokrasi dengan baik, seperti GE (General Electric).

Mereka membuat desentralitasi menjadi unit kecil berikut dengan kegiatan motivasi dan training.

Di perusahaan lain, birokrasi hanya menjadi semakin buruk. Contohnya, pimpinan hanya suka mendengarkan apa yang ingin ia dengarkan, dan orang-orang segera beradaptasi dengan keinginan itu. Jadi orang-orang hanya memberitahu apa yang pemimpin sukai, tidak berani mengutarakan pendapat berguna dan pemimpin menjadi hidup di dalam kepompong yang tidak realistis dan korup. Padahal bisnis yang di geluti perusahaan itu mungkin saja adalah bisnis yang sangat baik.

Jadi hidup adalah pertarungan tiada henti Antara keunggulan dan kelemahan dari skala ukuran.

Model kompetisi dan efeknya

Pertanyaannya kenapa di suatu pasar ada kompetisi yang rasional dimana pemegang saham mendapat keuntungan, tapi di pasar lain ada kompetisi yang saling menghancurkan, dan sekaligus menghancurkan kekayaan pemengang saham.

Saat profit margin cukup baik, bisnis yang murni bisnis komoditas akan mengundang banyak pesaing, dan biasanya mereka membentuk kompetisi yang saling menghancurkan. Ini bisa di mengerti karena bagi pelanggan produk mereka adalah sama. Jadi disini tidak ada efek psikologis yang biasanya di nikmati perusahaan non-komoditas yang biasanya bisa mempengaruhi pelanggan melalui merk (brand).

Mengenai Hak Patent, Hak dagang dan Franchise

Hak patent sekarang ini mulai memberikan kesempatan menghasilkan banyak uang bagi pemilik patent.

Hak dagang, tentunya dari jaman dulu selalu membuat orang menghasilkan banyak uang. Sistem hak dagang adalah hal yang luar biasa bagi kegiatan besar bila mereka terkenal.

Franchise ekslusif juga sangat luar biasa. Kalau di suatu daerah pemengang franchisenya hanyalah anda, secara alami posisi anda akan jauh lebih baik. Jadi semakin besar daerah nya, semakin besar efek monopoli yang anda miliki. Begitu pula dengan semakin sedikit pemegang franchise di satu daerah/produk yang sama dengan anda, semakin besar pua efek monopoli yang anda nikmati.

Pelajaran dasar yang sering terlupakan: Teknologi baru dapat membunuh anda

Pelajaran dari ilmu mikroekonomi, anda harus mendeteksi dan merasakan mana teknologi yang membantu dan mana teknologi yang akan menyakiti bahkan membunuh anda. Banyak yang tidak mengerti dengan konsep ini, tapi konsep inilah yang di terapkan Buffett.

Contohnya: mesin mesin baru yang di buat dengan teknologi terbaru untuk menghasilkan produk jenis komoditas (seperti textil dan percetakan), sebenarnya hanya memaksa perusahaan untuk mengeluarkan lebih banyak uang untuk membeli teknologi tersebut dan uang yang di hasilkan dari efisiensi mesin tersebut tidak akan masuk ke kantong pemilik modal, tapi mengalir ke konsumen. Konsumen medapatkan harga yang lebih murah dari uang yang di keluarkan pemilik modal. Jadi yang perlu anda pikirkan adalah dari teknologi baru ini, berapakah uang yang akan masuk kekantong perusahaan/pemilik modal, dan berapa uang yang akan mengalir ke kantong konsumen.

Model selancar

Bisnis baru muncul dan hilang silih berganti. Saat binis baru mulai muncul, ada keunggulan besar bagi siapa yang masuk terlebih dahulu (early birds). Model ini dinamakan model “selancar” (surfing) – saat peselancar berdiri dan menangkap satu gelombang naik dan terus berada disana, dia akan berdiri dalam jangka waktu lama. Tapi bila ia turun/keluar dari gelombang, dia akan terperangkap dalam.

Binis akan berdiri dalam waktu lama bila mereka berdiri saat awal gelombang terbentuk,  mereka adalah pemimpin pasar, mereka seperti Microsoft dan Intel.

Tentu saja ini lah model luar biasa yang di cari investor. Di dalam perjalanan hidup yang panjang, anda berharap untuk untung besar dari beberapa kesempatan baik jika anda mengembangkan kebijaksanaan dan kemauan untuk menangkap kesempatan-kesempatan tersebut.

Cari tahu dimana anda punya keungguluan (edge), kemudian bermainlah disana dan hanya disana.

“Kalau kami tidak percaya kami punya keunggulan, kami tidak ikut main.” – Munger

Buffett dan Munger tidak berinvestasi ke orang yang “berselancar” di teknologi yang rumit. Karena mereka nyadar mereka tidak punya keunggulan besar di sektor teknologi tinggi. Bahkan mereka berada di posisi yang lemah saat mencoba mengerti tentang pengembangan teknologi, software, chipset, dan sejenisnya yang rumit tersebut.

Tetap berada di tempat di mana anda memiliki keunggulan adalah ide yang sangat, sangat cerdas. Setiap orang harus tetap di dalam lingkarang kompentensinya (circle of competence). Bayangkan kalau Munger harus hidup sebagai musisi, Munger sendiripun tak bisa membayangkan sebagaimana rendah pencapaiannya bila musik adalah ukuran standar di peradaban ini.

Jadi anda harus mencari tahu kemampuan apa saja yang ada dalam diri anda. Kalau anda bermain di permainan dimana orang lain memiliki kemampuan diri (aptitude) dan anda tidak, maka anda di takdirkan untuk kalah. Anda harus mencari dimana saja anda letak kemampuan anda, dan kemudian anda harus tetap bermain didalam lingkaran kompetensi anda.

Pada kenyataannya, ada keunggulan yang merupakan bawaan lahir, dan ada pula keunggulan yang bisa di bentuk dengan disiplin dan kerja keras.

Teori Pasar Efisien

Apakah pasar saham begitu efisiennya sehingga orang-orang tidak dapat mengalahkannya? Baiklah, teori pasar efisien secara garis besar memang benar – artinya pasar memang cukup efisien dan cukup sulit mengalahkan pasar dengan margin yang jauh lebih baik sebagai pemilih saham hanya dengan kepintaran dan disiplin.

Di pasar pari-mutuel (taruhan bersama-sama dengan hasil di bagi rata ke seluruh pemenang setelah di potong biaya taruhan) peluang (odds) keuntungan berubah sesuai dengan taruhan yang di taruh di pasar.

Pemenang dari petaruh di pasar pari-mutuel ini adalah mereka yang jarang bertaruh dan bertaruh besar hanya bila peluang nya ada di pihak mereka, bila kondisinya tidak terpenuhi mereka tidak bertaruh.

Manusia tidak punya kemampuan untuk tahu semuanya dan tahu selamanya. Tapi, manusia yang bekerja keras yang memerhatikan dimanakah kesalahan harga taruhan terjadi  (mispriced bet), kadang bisa menemukan satu kesempatan.

Orang yang bijak, bertaruh besar saat dunia menawarkan kesempatan itu kepadanya. Mereka bertaruh bila mereka punya peluangnya. Dan di waktu lainnya mereka tidak bertaruh. Begitu saja, sederhana kan.

Seperti masalah manusia biasanya, insentif membentuk kenyataan

Triliunan aset Berkshire datang hanya dari beberapa ide investasi saja. 10 ide investasi meliputi sebagian besar aset Berkshire Hathaway. Bukan arti nya Buffett hanya punya 10 ide saja, tapi maksudnya sebagian besar asetnya datang dari 10 ide saja.

Buffett sendiri juga pernah menyarankan untuk mebayangkan kalau seumur hidup ini anda hanya punya satu kartu dengan 20 lobang, dan setiap lobang di buat saat anda memutuskan untuk berinvestasi. Jadi setelah semuanya di lobangi anda sudah tidak bisa berinvestasi lagi.

Dengan aturan ini, anda akan berpikir hati-hati mengenai apa yang anda lakukan dan anda akan melakukan apa yang telah anda pikirkan baik-baik, jadi anda akan menjadi lebih baik.

Pemberian insentif (bonus) bisa memotivasi manusia untuk mengulangi suatu perbuatan, jadi bila insentif di berikan dengan tidak tepat, maka ini sangatlah berbahaya. Namun sayangnya manager investasi biasanya malah di berikan insentif saat mereka bertransaksi, bukan saat mereka menghasilkan uang bagi pemilik modal, ini adalah sebuah masalah.

Sama juga seperti seorang pekerja yang di bayar berdasarkan waktu, tapi sang bos malah berharap mereka bekerja dengan lebih efisien padahal semakin efisien mereka bekerja, semakin sedikit upah yang mereka terima. Dalam kasus ini insentif yang benar seharusnya di berikan berdasarkan jumlah pekerjaan yang mereka selesaikan bukan jumlah waktu mereka bekerja.

Jadi pemberian insentif dengan benar adalah pelajaran yang sangat sangat penting.

Perputaran sektor

Gaya investasi apa yang harus digunakan untuk mendapatkan hasil diatas rata-rata atau untuk mengalahkan pasar? Cara standar yang di anjurkan kebanyakan orang adalah “rotasi sektor”. Anda hanya perlu melihat kapan sektor minyak akan mengalahkan sektor retail, dll, dll. Ironis nya Munger tidak menemukan banyak orang yang benar-benar kaya dari hasil “rotasi sektor”.  Mungkin beberapa bisa melakukannya, tapi yang Munger tau banyak orang kaya tidak melakukan “rotasi sektor” dan mereka sangat kaya.

Pelajaran dari Benjamin Graham

Kaya atau miskin, sebaiknya memiliki batas keamanan (Margin of Safety/MoS)

Diskon besar = ruang naik yang lebih banyak + batas keamanan (MoS).

MoS adalah pendekatan dasar kedua dari Ben Graham yang sangat di hormati oleh Buffett dan Munger. Menurut Munger, anda bisa mengalikan harga saham dan jumlah total saham dan bila nilainya lebih kecil 30% atau lebih dari nilai jual bisnis tersebut, anda memiliki keunggulan (edge) dalam investasi ini.

Teori dari Graham yang paling penting adalah konsep mengenai “Tuan Pasar” (Mr. Market). Alih-alih berpikir bahwa pasar itu efisien, Graham menganggap pasar itu sebagai seorang manic-depresif (manic-depressive: orang dengan gangguan mental yang berganti mood tiba-tiba kadang senang, kadang sedih) yang datang setiap hari ke pasar. Di satu hari dia berkata “Saya akan menjual saham jauh di bawah nilai yang anda rasa wajar.” Dan di hari lain Tuan Pasar datang dan berkata “Saya akan membeli saham anda jauh di atas nilai yang anda rasa itu wajar”. Dan pilihan anda adalah apakah anda akan membeli lebih banyak, menjual sebagian, ataupun tidak melakukan apa-apa.

Bagi Graham, bertransaksi dengan orang manic-depresif adalah hal yang menguntungkan, karena pilihan selalu ada di tangan anda. Pola pikir ini sebenarnya harus di miliki oleh setiap investor, tapi saying kenyataannya sebaliknya. Bagaimana dengan anda?

Sebagai seorang professor Graham ingin ajarannya di pakai oleh orang banyak, sistem yang ia cari adalah sistem yang setiap orang bisa gunakan. Jadi Graham tau tidak semua orang bisa bicara langsung ke managemen dan belajar sesuatu tentang bisnisnya. Belum lagi Graham juga merasa managemen sering kali berbohong dan tidak memberikan informasi yang tepat.

Munger dan Buffett melangkah lebih jauh dengan memberi harga lebih pada bisnis yang berkualitas, mereka mencari bisnis yang lebih baik.

Kebanyakan investor berharap manager investasi nya tau akan banyak hal dan sibuk melakukan sesuatu. Untungnya tidak ada klien di Berkshire, jadi Munger dan Buffett juga tidak perlu memusingkan permintaan seperti itu. Mereka tetap mencari kesalahan pemasangan harga (mispriced bet) dan mengisinya ke koleksi investasi saat mereka yakin mereka benar. Hasilnya investasi mereka juga tidak terlalu terdiversifikasi, tapi hasilnya jauh lebih baik.

Kalau anda tidak bertidak saat kesempatan besar tiba, maka anda melakukan sebuah kesalahan besar.

Orang pintar sekalipun hanya punya sedikit pengetahuan (insight) yang sangat berguna, khusus nya di dunia kompetitif dan saat lawan mereka adalah orang-orang sangat pintar dan pekerja keras.

Jadi sepantasnya, kita membeli atas dasar pengetahuan berguna yang sangat sedikit itu, daripada pura-pura tau terus semua hal. Lebih baik mulai melakukan apa yang bisa di lakukan dari pada melakukan apa yang tidak sanggup di lakukan. Bukannya ini sangat jelas?

Trik nya adalah membeli bisnis yang berkualitas lebih baik.

Dalam jangka panjang, sulit mendapatkan keuntungan lebih banyak daripada hasil usaha dari suatu perusahaan. Kalau setiap taun perusahaan menghasilkan keuntungan 6% dari modal selama 40 taun dan anda memegangnya selama 40 tahun, maka hasil yang anda dapat nya tidak jauh dari 6%, bahkan jika anda membelinya dalam diskon besar. Sebaliknya, bila bisnis nya menghasilkan 18% keuntungan dari modal selama 20 atau 30 tahun, bahkan bila anda membeli dengan harga yang keliatan mahal, anda tetap mendapatkan hasil yang luar biasa baik.

Temukan saat mereka kecil

Bagaimana caranya mendapatkan perusahaan hebat ini? Ada satu cara yang di sebut Munger cara “temukan saat mereka kecil – dapatkan mereka saat mereka kecil”. Cara ini sangat cocok untuk investor biasa yang tergolong kecil bila di bandingkan institusi investasi apalagi yang masih memiliki waktu investasi 20, 30, 40 tahun.

Bisnis yang hebat juga memiliki manager yang hebat, karena managemen itu mempengaruhi suatu perusahaan. Jadi kadang anda bertemu dengan perusahaan hebat lengkap dengan managemen yang handal dan kalau anda tidak mengumpulkannya, anda melakukan kesalahan besar.

Tapi kalau harus memilih salah satu antara momentum bisnis yang baik dan managemen yang berkualitas, bertaruhlah di momentum bisnis yang baik, bukan di manager yang sangat pandai.

Harga yang terlalu tinggi

Bencana investasi biasanya terjadi karena membeli di harga yang terlalu tinggi, jadi anda harus berhati-hati dengan bahaya ini. Biasanya bila anda menemukan perusahaan berkualitas dengan harga wajar, anda membelinya dan duduk diatasnya, biasanya hasilnya sangatlah baik, terutama bagi investor retail.

Kemampuan menaikan harga

Dalam model saham yang masih tumbuh ada subposisi yang menarik yaitu: bisnis yang mampu menaikan imbal balik hanya dengan menaikan harga, dan mereka masih bisa menaikannya lagi. Jadi masih ada potensi menentukan harga yang masih belum di gunakan. Ketemu yang seperti ini ga perlu mikir lagi.

Contoh bisnis yang seperti ini adalah See’s Candy, Disney, dan Coca Cola. Kalau di Indonesia ada SMGR, INDF, UNVR, MYOR.

Menemukan perusahaan seperti ini, seperti menemukan uang di jalan, kadang-kadang bisa ketemu.

Demikianlah catatan dan pembahasan Talk No. 2. Bagi yang punya pertanyaan dan pendapat mengenai pembahasan diatas, silahkan melalui komen atau email ke: mokosays@gmail.com. Di kesempatan berikutnya kita akan lanjut ke Talk No. 3 yang di berikan Munger di Stanford tahun 1996. Mau tau bagaimana isinya? Di tunggu saja di mokosays ..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


seven × 2 =