Poor Charlie’s Almanack :: Note (III)

III. Checklist Investasi (Investing Checklist)

Seperti seorang pilot yang selalu memakai checklist untuk meminimalisir kesalahan, investor juga memerlukan checklist yang dapat membantu untuk tetap teliti dan rasional.

Checklist investasi ini sangat cocok untuk di jadikan tuntunan dalam berinvestasi dan menjadi investor yang sukses. Yang perlu di perhatikan adalah checklist investasi ini dapat digunakan tanpa mengikuti urutan tertentu. Setiap point dalam checklist ini adalah sebagian dari analisa ekosistem kompleks, sama seperti saat anda bermain puzzle, setiap bagian sama pentingnya.

Yuk kita mulai aja…

Resiko: Setiap analisa investasi seharusnya di mulai dari analisa resiko (terutama resiko reputasi perusahaan).

  • Hitung estimasi margin of safety yang anda dapat
  • Hindari transaksi yang berhubungan dengan orang yang sifat dan moralnya bermasalah
  • Bersikeras meminta imbalan setimpal dari resiko yang anda lihat
  • Selalu ingat dengan resiko inflasi dan perubahan suku bunga
  • Hindari melalukan kesalahan besar; Hindari kerugian cash yang berlangsung terus menerus

Kemandirian berpikir: Hanya dalam dongeng baru ada seorang raja yang perlu di beritahu kalau dia tidak memakai baju.

  • Sifat objektif dan rasional memerlukan kemandirian berpikir
  • Ingatlah, kesalahan anda tidak ditentukan dari apakah orang lain setuju atau tidak , sebaliknya yang paling penting adalah apakah analisa dan keputusan anda benar atau tidak
  • Mengikuti arus hanya membuat anda semakin dekat dengan rata-rata (hasil investasi yang di dapat juga biasa-biasa saja)

Persiapan: Satu satu nya cara untuk menang adalah bekerja, bekerja, bekerja, dan berharap menjadi semakin lebih jelas (baca: mengerti).

  • Dengan banyak menbaca menempa diri menjadi seorang pembelajar seumur hidup; memupuk rasa keingintahuan, bekerja keras supaya setiap hari menjadi sedikit lebih pintar
  • Dibandingkan keinginan untuk menang, keinginan untuk mempersiapkakn diri lebih penting
  • Paham dan terlatih dalam menggunakan berbagai macam pengetahuan penting dari berbagai bidang pengetahuan
  • Kalau anda ingin lebih pintar, anda harus terus menerus bertanya: kenapa? Kenapa? KENAPA?

Rendah hati: Mengakui kekurangan diri sendiri adalah awal dari kebijaksanaan

  • Berinvestasi hanya di dalam lingkaran kompetensi diri sendiri yang telah anda ketahui dengan jelas
  • Memeriksa apakah ada bukti yang dapat menyatakan sebaliknya (discomfirming evidence)
  • Menolak untuk mengejar “kedetailan yang tidak berarti” dan “kebenaran yang salah”
  • Yang paling penting, jangan mempermainkan diri sendiri, dan ingat andalah yang paling gampang dipermainkan diri sendiri

Displin dalam menganalisa: Penggunaan metodologi ilmiah (scientific method) dan checklist dapat dengan efektif meminimalisir kesalahan dan kecerobohan.

  • Bedakan antara nilai (value) dan harga (price), proses (progress) dan aktivitas (activity), kekayaan (wealth) dan skala ukuran (size)
  • Ingatlah hal yang mendasar lebih penting dari pada menguasai suatu misteri
  • Jadilah seorang analis bisnis, bukan analis pasar, ekonomi ataupun saham
  • Pertimbangkan resiko dan reward secara keseluruhan, selamanya memperhatikan efek yang mungkin keluar dari di lapisan kedua ataupun di lapisan lebih dalam
  • Perlu berpikir kedepan dan perlu juga berpikir ke belakang, berpikir terbalik (invert), pokoknya selalu berpikir terbalik

Alokasi: Sebagai seorang investor alokasi adalah hal paling penting yang harus di lakukan dengan benar

  • Ingatlah, kegunaan yang paling optimal muncul dari perbandingan dengan kegunakan yang kurang optimal (Biaya kesempatan/Opportunity cost)
  • Ide bagus tidak mudah di dapat; maka itu saat waktu yang tepat berada di sisi anda, bertaruh lah sebesar-besar nya
  • Jangan “Jatuh Hati” kepada investasi anda; Selalu buat keputusan berdasarkan keadaan, dan selalu bertindak sesuai dengan kesempatan

Kesabaran: Kontrol lah kebiasaan “alami” manusia untuk sibuk bergerak (melakukan sesuatu)

  • Bunga majemuk (Bunga Berbunga/Compound Interest) adalah keajaiban dunia yang kedelapan (btw, ini kata-kata Einstein lho), jadi kalau belum sangat di perlukan, jangan diputuskan, biarkan mereka untuk terus berbunga (compounding)
  • Hindari pajak dan biaya transaksi yang berlebihan, selalu ingat untuk tidak bertransaksi hanya demi transaksi
  • Saat keberuntungan datang, tetap lah sadar diri
  • Nikmati hasil tapi nikmati juga prosesnya, karena anda hidup dalam proses tersebut

Keteguhan:  Saat waktu yang tepat muncul, bertindaklah dengan tegas

  • Takutlah saat orang lain tamak; tamaklah saat orang lain takut
  • Kesempatan tidak sering datang mengetuk pintu, jadi saat kesempatan datang, ambil dan gunakan
  • Kesempatan hanya untuk mereka yang punya persiapan: memang seperti ini lah permainan investasi

Perubahan: Beradaptasi dengan perubahan dan terimalah kekompleksan (complexity) yang tidak bisa di hindari

  • Ketahui dengan jelas dan beradaptasilah dengan ekosistem asli dimana anda berada, jangan berharap dunia beradaptasi untuk anda
  • Terus menerus menerima tantangan dan bersedia memperbaiki “ide favorit” anda
  • Hadapi kenyataan walaupun anda tidak menyukainya; terubama saat anda benar-benar tidak suka dengan kenyataaan tersebut

Fokus: Jangan memperumit suatu hal, ingatlah hal yang tadinya ingin anda kerjakan

  • Ingatlah, reputasi dan itegritas adalah aset yang paling berharga: dan mungkin bisa lenyap dalam waktu sekejap
  • Selalu terjaga dari efek kebosanan dan arogan
  • Jangan hanya lihat pohon tapi tidak melihat hutan (Jangan melihat suatu hal dan menghiraukan ekositem keseluruhan)
  • Harus menghilangkan segala jenis ganguan (interference) informasi yang tidak perlu

Saat menghadapi masalah besar, jangan bertindak seperti burung unta (karena burung unta memiliki kebiasaan membenamkan kepalanya kedalam pasir dan membiarkan bagian tubuh yang paling rapuh terbuka)

Demikian lah checklist investasi yang bisa kita pelajari dari Munger. Saya tetap tidak bosan mengingatkan pembaca, bahwa keberhasilan investasi Munger bukan di dapat dari rumus-rumus ajaib ataupun pendidikan dari sekolah bisnis ternama. Hasil ini di dapat dari: Kebiasaan terus menerus mencari pola pikir yang lebih baik (termasuk juga menggulingkan pola pikir yang sudah dirasa benar), bersedia melakukan persiapan maximal, dan menggunakan pengetahuan penting dari beragam ilmu pengetahuan.  Semoga filosofi Munger ini dapat membantu anda dalam perjalanan panjang di dunia investasi. Masing-masing filosofi ini bisa di bilang tidak berhubungan, tapi saat mereka di gunakan bersamaan muncullah efek Lollapalooza (yang menjadi terkenal karena Munger).

Dalam artikel I, II, dan III yang telah bahas, secara garis besar memperkenalkan bagaimana pandangan Munger dalam berinvestasi dan apa saja yang perlu di perhatikan saat berinvestasi. Dalam beberapa waktu kedepan saya akan membahas mengenai 11 pidato Munger. Jadi, nantikan artikel mokosays selanjut nya..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


+ 2 = eleven